Ciri Wanita Penghuni Surga

🌍 BimbinganIslam.com
Sabtu, 14 Rabi’ul Awwal 1437 H / 26 Desember 2015 M
📝 Materi Tematik
👤 Ustadz Firanda Andirja, MA
🔊 Ceramah Singkat | Ciri Wanita Penghuni Surga

Sumber:

➖➖➖➖➖➖➖

CIRI WANITA PENGHUNI SURGA

Kepada para istri yang mendambakan untuk menjadi penghuni Surga..

Tentunya untuk menjadi penghuni surga, bukanlah perkara yang mudah, sebagaimana Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah mengisyaratkan hal ini dalam haditsnya.

Beliau bersabda:

حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ

“Bahwasanya surga itu diliputi/dipagari dengan perkara-perkara yang dibenci.”

(HR Muslim dari shahābat Anas bin Mālik)

⇒ Artinya seorang jika hendak masuk dalam surga, dia harus melewati hal-hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya, yang dia benci, yang bertentangan dengan egonya (sikap egoisnya).

Ada satu sifat yang disebutkan oleh Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa sallam diantara sifat penghuni surga. Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

وَنِسَاؤُكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا الَّتِي إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا وَتَقُوْلُ لاَ أَذُوْقُ غَمْضًا حَتَّى تَرْضَى

“Dan istri-istri kalian yang akan masuk surga yaitu yang berusaha meraih kecintaan suami (penyayang), yang subur (mudah beranak banyak), serta yang senantiasa kembali kepada suaminya, yaitu jika suaminya marah maka diapun segera datang kepada suaminya dan meletakkan tangannya di tangan suaminya dan berkata:

‘Wahai suamiku, aku tidak bisa tidur dengan nyenyak sampai engkau maafkan aku (ridha kepadaku)’.”

(HR An Nasāi dalam As Sunan Al Kubra 5/361, Ath Thabrāni dalam Al Awshath 6/11, dishahihkan oleh Syaikh Al Albāni karena syawahidnya (Ash Shahīhah 1/578 no 287), dari shahābat Ka’ab bin ‘Ujrah radhiyallāhu ‘anhu)

⑴ AL WADŪD | Seorang wanita yang berusaha meraih kecintaan suaminya.

Dia berusaha dengan sifat dan akhlaqnya yang mulia; dengan ramah dan tutur kata yang indah, berusaha berpenampilan yang menarik agar meraih kecintaan suaminya.

⑵ AL WALŪD | Wanita yang subur yang memberikan keturunan kepada suaminya.

Dan yang ingin kita fokuskan pada kesempatan kali ini adalah sifat yang ke-3, kata Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam

⑶ AL AŪD ‘ALA ZAWJIHĀ | Seorang wanita yang senantiasa kembali kepada suaminya.

Inilah penghuni surga..

Ibu-ibu dan para istri yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla,

Kelihatannya sifat ini merupakan sifat yang sepele namun sesungguhnya tidak demikian.

Kenapa?

Karena banyak wanita atau sebagian wanita tidak mudah untuk meminta maaf kepada suaminya, meskipun terkadang dia yang salah.

Kenapa?

Karena egonya yang dia kedepankan.

Dan iblis/syaithan datang membisikan kepada dia untuk tidak minta maaf kepada suaminya, padahal dia tahu dia yang salah.

Bahkan terkadang dia ingin suaminya yang minta maaf.

Dia tahu dia bersalah namun dia ingin melemparkan kesalahan kepada suaminya dan dia ingin suaminya yang minta maaf (karena dia punya ego).

Dan ini adalah benih-benih yang bisa menimbulkan kerusakan dalam rumah tangga dan menghancurkan rumah tangga yang telah dibangun selama ini.

Oleh karenanya, seorang wanita harus mengalahkan egonya dan jika dia bersalah maka segera datang kepada suaminya.

Meskipun hati suaminya lagi marah/keras, tetapi tatkala melihat istrinya bersifat demikian, (yaitu) mengakui kesalahannya, apalagi sambil memegang tangan suaminya sambil mengatakan:

“Wahai suamiku, aku tidak bisa tidur sampai kau maafkan aku, sampai kau ridha kepadaku.”

Maka inilah yang disebut wanita penghuni surga.

Saya sampaikan kepada para istri dan para ibu-ibu,

Jangan pernah malu jika Anda bersalah.

Jika Anda bersalah maka segeralah datang kepada suami dan minta maaf, ini merupakan bentuk menjalankan sunnah Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

Jadilah Anda penghuni surga !

Kalahkan ego anda.

Syaithān, iblis yang ingin agar Anda berpisah dari suami Anda.

Bila tidak berpisah, iblis ingin kehidupan rumah tangga Anda dan suami dalam kondisi ruwet/semrawut; tidak ada kebahagian, tidak ada mawadah dan rahmah.

Inilah yang di inginkan iblis.

Bayangkan, jika Anda tidak minta maaf maka api permusuhan berhari-hari akan menyala antara Anda dan suami.

Oleh karenanya…

Kalahkan ego, dan jika punya salah segeralah minta maaf kepada suami !

Terapkan sunnah Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa sallam !

Jadilah Anda sebagai penghuni surga !

Kemudian saya ingatkan juga kepada para istri,

Selain Anda memiliki sifat mudah untuk minta maaf, juga usahakanlah agar semantiasa memberi udzur kepada suami.

Suami mungkin melakukan kesalahan disuatu hari, namun suamipun punya ego sehingga enggan untuk minta maaf.

Bila dia minta maaf kepada istrinya seakan-akan harga dirinya akan jatuh, padahal tidak !

Suami yang sejati adalah suami yang mau mengakui kesalahan.

Apalagi mengakui kesalahan dihadapan istrinya, yaitu seorang wanita yang sayang kepada dia, yang menghabiskan waktunya berhikmad kepada suaminya.

Maka seorang suami yang sejati/gentle dia berani minta maaf kepada istrinya.

Namun, kalau seorang istri memiliki (menghadapi) model suami yang tidak mau minta maaf, maka hendaknya dia berusaha memahami kondisi suaminya.

Karena terkadang sebagian suami merasa berat jika mengucapkan minta maaf kepada istri dengan mengucapkan:

“Wahai istriku, maafkan aku.”

Namun dia minta maaf dengan cara yang lain.

Misalnya terjadi keributan dan sang suami merasa bersalah, kemudian dia mengatakan:

“Ayo, malam ini kita makan direstoran.”

Sudah…!

Cukup (bagi) seorang istri bila suaminya mengajak makan malam di restoran berarti maksudnya dia mengatakan:

“Saya minta maaf, saya salah.”

Jangan kita tunggu suami harus mengungkapkan minta maaf dengan lisannya.

Ini tidak mudah bagi setiap suami.

Oleh karenanya, bila suami sudah mulai merubah sikapnya, misalnya mengajak makan malam atau mulai memijit-mijit istrinya, dielus-elus rambutnya, berarti dia (suami) sudah minta maaf.

Dengan demikian hendaknya seorang istri memahami karakter suami yang cara minta maafnya terkadang tidak dengan lisan, tetapi dengan sikap.

Dengan demikian berumah tangga akan mudah dan berjalan dengan penuh mawadah & rahmah.

Setiap ada kesalahan dan setiap ada keretakan akan mudah untuk segera dikembalikan dan diperbaiki.

Semoga kita semua merasakan kehidupan rumah tangga yang penuh mawadah dan rahmah dan diberkahi oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Jadilah Anti sebagai wanita yang mudah meminta maaf !

Jadilah Anti sebagai penghuni surga !

وبالله التوفيق
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
______________________________
📦 Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| Kode Bank 451
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

🌐 Website: 
http://www.bimbinganislam.com
👥 Facebook Page: 
Fb.com/TausiyahBimbinganIslam
📣 Telegram Channel:
http://goo.gl/4n0rNp
📺 TV Channel:
http://BimbinganIslam.tv

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s