Untukku si pendosa

Untukku, si pendosa..
Untukku, si ahli dosa..
Untukku, si penumpuk ulung dosa..
.
.
jika kalimat ‘wajarlah, namanya juga manusia.’ selalu menjadi alibiku ketika khilaf menyerbu,
lantas aku yakin pastilah selalu ada dalih dalihku untuk selalu berbuat seribu satu dosa disetiap waktu.

Duhai hati yang sering kukotori..
maafkan aku, bila dengan berada pada ragaku, kesucianmu sering kunodai dengan penyakitku.
.
Duhai bibir yang diamanahkan oleh Rabbku, maafkan aku bila aku tak mampu menjaga kesucianmu dengan buruknya tutur tuturku.
.
Duhai mata yang lama menua bersama denganku, maafkanlah bila kesucianmu kulukai dengan syahwat pandangan pada selain mahramku.
.
Duhai raga, maafkanlah.. bila kesucianmu kukhianati dengan lemahnya iman dan perilakuku.
.
Aku si Pendosa..
adakah jalanku menuju syurga?
jika aku dan kamu saling bertanya tanya,
bersujudlah sekarang juga, dan sesali dosa dosa kita..
Karena Allah Maha Pengampun Hati yang mau bermuhasabah diri tanpa mengulangi dosanya lagi.
—————-#
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi MahaPenyayang ❤
Jangan putus asa atas rahmat Allah❤ #20/03/2015
.
“Wahai hamba hambaKu yang melampaui batas pada diri sendiri. Janganlah kamu berputus asa dari pada rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni segala dosa dosa. Sungguh Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar : 53)

#puisi #reminder by my ukhti fillah @cahyaadityafajri ❤
#muhasabah#sedih#semangathijrah

image

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s