Nasehat untuk Suami

Engkau melihat dan mengetahuinya, banyak suami yang meninggalkan istrinya dalam waktu yang lama untuk bekerja, berbulan-bulan… bahkan ada yang bertahun-tahun, untuk mengumpulkan dunia, yang dikiranya akan membahagiakan rumah tangganya, yang dikiranya akan menjadi kebaikan bagi diri dan istrinya… kadang, dia sering melupakan pendidikan kepada istrinya, kadang dia lupa akan nasihat-nasihat untuk menetapi sunnah kepada istrinya, apalagi dia memberikan contoh yang baik dalam penerapan sunnah itu kepada istrinya, sedang dia sendiri dalam keadaan jauh…

Sang suami lupa… untuk mengejar harta yang lebih hina daripada bangkai kambing yang cacat itu… ia meninggalkan sebaik-baik harta yang ia miliki, ia meninggalkan kewajibannya untuk menyelamatkan keluarganya dari api neraka dengan penjagaan dan kepemimpinannya, dengan nasihat dan kelemah-lembutannya…

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab rodhialloohu ‘anhu (yang artinya) : “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rohimahullooh berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

Maka hendaknya ia mengetahui, bahwa wanita ia dalam keadaan yang bengkok, sehingga mereka memerlukan pengawasan, memerlukan nasihat, memerlukan perlindungan dan penjagaan dari seseorang yang lebih sempurna akalnya, lebih lurus keadaannya, yaitu seorang suami yang sholih, bagaimana ia akan mewujudkannya jika keadaannya begitu jauh?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa menghasung seorang suami dan isteri untuk saling ta’awun (tolong menolong, bahu membahu, bantu membantu) dan bekerja sama dalam bentuk saling menasehati dan saling mengingatkan dalam kebaikan dan ketakwaan, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam:

اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ

“Nasehatilah isteri-isteri kalian dengan cara yang baik, karena sesungguhnya para wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah bagian atasnya (paling atas), maka jika kalian (para suami) keras dalam meluruskannya (membimbingnya), pasti kalian akan mematahkannya. Dan jika kalian membiarkannya (yakni tidak membimbingnya), maka tetap akan bengkok. Nasehatilah isteri-isteri (para wanita) dengan cara yang baik.” (Muttafaqun ‘alaihi, dari shahabat Abu Hurairah rodhialloohu ‘anhu)

Dalam hadits tersebut di atas, kita melihat bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membimbing para suami untuk senantiasa mendidik dan menasehati isteri-isteri mereka dengan cara yang baik, lembut dan terus-menerus atau berkesinambungan dalam menasehatinya. Hal ini ditunjukkan dengan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam:

وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ

“Jika kalian para suami tidak menasehati mereka (para isteri), maka mereka tetap dalam keadaan bengkok,” artinya tetap dalam keadaan salah dan keliru. Karena memang wanita itu lemah dan kurang akal dan agamanya, serta mempunyai sifat kebengkokan karena diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok sebagaimana disebutkan dalam hadits tadi, sehingga senantiasa butuh terhadap nasehat.

Wahai suami… jangan terlalu lama meninggalkan istrimu…

Alloohul musta’an

Disalin dari FB Andi Abu Hudzaifah Najwa

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s