#SelfReminder #Nasehatdiri

Jika ibadah telah menjadi kelezatan bagimu; duka & suka hanya bumbu seumpama garam & gula; dunia menjadi surga sebelum surga.
-Al Hudhaibi-

Terkadang, mereka yang sempit hidupnya; lebih lapang langkahnya tuk mengejar surga nan teduh damai, ditingkah sejuk gemericik sungai-sungai.

Ya Allah; cahaya di atas cahaya, hadirlah maaf & ridhaMu mengusir gelap jiwaku yang bergulung-gulung, ampuni durhakaku yang berulang-ulang..

Hari keadilan bagi si zhalim lebih berat dari hari kesewenang-wenangan tuk sang tertindas.

Siapa memahami “La ilaha illaLlah”; takkan mampu mencintai kekuasaan. Hak pemimpin terhimpit tuntutan Allah & gugatan rakyat.
{Ibn Khaldun}

Kau mampu direnggut lelap tidurmu, dicabut nikmat makanmu, dipersusah hisab & diperbanyak musuh akhirat? Ambillah kekuasaan!
{Ibn Batuthah}

Maka Khalifah sejati itu, Muhammad Al Mahdi; kelak saat dibai’at di Masjidil Haram kan bergigil berucap, “Lebih baik kalian bunuh saja aku!”

“Sesiapa bertawakkal pada Allah, maka Dia cukup baginya”; hanya Allah Penguasa Hidayah, Pengarunia Rahmah, Pencurah Berkah, Pemilik Jannah.

“Sesiapa bertawakkal pada Allah, maka Dia cukup baginya”; membimbingnya, melindunginya, melimpahinya, meridhainya, & menyempurnakan pahala.

“Sesiapa bertawakkal pada Allah”; selalu merasa bahwa Allah bersamanya, Allah melihatnya, & Allah mendengarnya; “Maka Dia cukup baginya.”

“Sesiapa bertawakkal pada Allah”; menunai kewajiban, mengerahkan daya, mengakui kelemahan, menyerahkan ketetapan; “Maka Dia cukup baginya.”

“Sesiapa bertawakkal pada Allah”; menyempurnakan ikhtiyar, mengkhusyu’kan doa, menghayati takut, harap, & cinta; “Maka Dia cukup baginya.”

Ilmulah kemuliaan yang tiada hinanya; diraih dengan merendah tanpa merasa tinggi di dalamnya.

Ilmu itu musuh pemuda penyombong diri. Seperti arus banjir tak hendak pada dataran tinggi.

Jika luput darimu dunia & segala nikmatnya. Pejamlah mata; cukup ilmu sebaik kurnia.

Andai ilmu ada bentuknya; pastilah lebih jelita dari mentari & purnama.
{Ibn Qayyim}

Disalin dari Tweets Ustadz @salimafillah

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s