Kegagalan kah? Segenggam Iman untuk anak kita

Tidaklah disebut gagal jika bapaknya seorang yg sangat cemerlang kariernya di bidang teknologi, sementara anak-anaknya lebih menyukai ilmu sosial, sepanjang anak2 itu mengerti tujuan hidupnya dan memiliki komitmen yang kuat pada agama.

Kegagalan adalah ketika mereka dapat melebihi kehebatan orang tuanya, tetapi jiwa mereka gersang dan hati mereka rapuh, sementara iman hampir2 tidak dapat ditemukan bekasnya.

Bahwa cerdas, terampil, dan aneka skill kognitif lainnya, tidaklah cukup bagi anak-anak kita. Mereka memerlukan moral yang baik dalam berinteraksi dengan diri dan sesamanya, juga tentang akidah. Agar kelak, anak-anak kita menjadi penyembah-Nya semata dan tidak menduakan-Nya dengan apapun selain-Nya.

Disalin dari :
(Segenggam Iman Anak kita )

Oleh :
(Ust. Mohammad Fauzil Adhim)

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s