Harta Yang Akan di bawa mati

# Harta Yang Akan dibawa Mati #

Akhi/Ukhti…

Ada berapa banyak uang di tabunganmu… ???
Atau di brangkas besimu…??
Atau dimana saja kau menyimpannya…??

Pada suatu hari al Ahnaf bin Qais melihat uang logam satu Dirham di tangan seseorang, maka iapun bertanya kepadanya, “Uang siapakah ini..???
Spontan orang itu menjawab, “Uangku!”.

Maka Ahnaf berkata, “Uang itu menjadi milikmu bila kau nafkahkan dalam rangka mencari pahala atau bersyukur pada Allah”.

Kemudian ia mendendangkan sebuah bait sya’ir:

أنت للمال إذا أمسكته … فإذا أنفقته فالمال لك .

“Kamu dimiliki oleh hartamu bila kau menyimpannya
Namun tatkala kamu menginfaqkannya, maka harta itu menjadi milikmu”.

Subhanallah…
Jadi yang menjadi milik kita adalah yang telah berpindah tangan dari brangkas dan simpanan kita…

Dalam sebuah hadis dari Mutharrif bin ‘Abdillah, dari ayahnya beliau (‘Abdullah bin Asy-Syikh-khiir) berkata:

“Aku masuk menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan beliau sedang membaca:

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.” [Surah At-Takaatsur, 102: 1-2]

Beliau pun bersabda:

“Berkata Anak Adam: “Hartaku, hartaku… (dengan bangga).” Sedangkan hartamu wahai anak Adam hanyalah sekadar yang engkau makan lalu ia pun lenyap? Atau yang engkau kenakan dari pakaianmu lalu ia pun usang? Atau yang engkau sedekahkan maka itulah hartamu.” [Musnad Ahmad, no. 16327. Shahih Muslim, no. 2958]

Dalam riwayat yang lain, dari Abi Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

يَقُولُ الْعَبْدُ: مَالِي، مَالِي، إِنَّمَا لَهُ مِنْ مَالِهِ ثَلَاثٌ: مَا أَكَلَ فَأَفْنَى، أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَى، أَوْ أَعْطَى فَاقْتَنَى، وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ، وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ

“Berkata para hamba, “Harta, hartaku… (dengan bangga).” Bukankah apa yang dari hartanya itu hanya tiga: (Iaitu) apa yang ia makan, maka ia akan habis. Atau apa yang ia kenakan dari pakaiannya, maka ia akan usang. Atau yang ia beri (sedekahkan), maka itulah sebenarnya harta yang ia kumpulkan. Dan apa-apa jua harta selain dari itu akan pergi dan diberikan untuk orang-orang yang ia tinggalkan.” [Shahih Muslim, no. 2959]
Kalau kau cinta kepada hartamu…..

Kalau kau ingin menumpuk hartamu…..

Maka segera pindahkan dari tempatnya, ke tempat yang abadi…

Tidak perlu takut dirampok atau dicuri

Karena dijaga,

Oleh Allah Pencipta Langit dan Bumi.

— Oleh Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah Hafidzahullahu ta’ala dengan sedikit penambahan —

*Copas dr FP Mutiara Hadits Pilihan

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s