Selalu berdo’a untuk orang tua kita

Hidup terlalu berharga kalau hanya tuk mencari ridha manusia; pun terlalu pendek kalau hanya untuk menyenangkan diri kita. Cukup Allah saja.

Banyak nestapa di akhirat justru bersebab dosa yang diremehkan. Banyak bahagia di akhirat justru karena ‘amal yang terlupakan. TabarakaLlah.

إن العبد ليُرفع بدعاء ولده من بعده

Seorang hamba kan diangkat derajatnya dengan doa anak-anaknya sesudah wafatnya.

{Ibn Al Musayyib}

بر الوالدين كفارة الكبائر

Berbakti pada kedua orangtua menjadi penebus bagi dosa-dosa besar.

{Imam Ahmad ibn Hanbal}

Melupakan doa untuk kedua orangtua pada tiap akhir shalatnya merupakan suatu bentuk kedurhakaan terhadap mereka.

{Imam Ahmad ibn Hanbal}

1) Seorang pemuda yang masyhur baktinya pada Sang Bunda menjumpai Sayyidina ‘Umar pada musim haji. Telah purna ia dampingi manasik beliau.

2) ‘Umar telah tahu bahwa pemuda ini menggendong Sang Bunda dari Yaman hingga Makkah, menyuapi makan-minumnya, mengistinja’ hadatsnya..

3) Diapun memandikannya. Bahkan saat rehat dia lengkungkan tubuhnya bagai tenda untuk melindungi bundanya dari terik mentari & angin gurun.

4) Bertahun-tahun dia lakukan itu dengan amat tabahnya. Diapun bertanya pada ‘Umar, “Cukupkah itu semua tuk membalas kasih sayangnya dulu?”

5) “Demi Allah tidak!”, jawab ‘Umar sendu, “Sebab dulu dia lakukan semua yang kini kau perbuat padanya penuh harap agar kau hidup sentausa..

6) ..Sedang kini kau melakukan semua yang dulu pernah ia perbuat padamu sebab kau menunggu kematiannya.” Mari syukuri cinta Ayah-Bunda:)

“..Seerat simpulan, yang tidak terbuka. Seteguh langit tinggi, menongkah dunia. Kita mengharung badai; atas nama, kasih insan bersaudara..”

Bersikap hati-hati jaga kesucian; Allah kan ringankan hisab di hari kebangkitan.
Ats Tsaury

Siapa nan takut pada Allah; rasa takut itu kan menunjukinya menuju segala kebaikan.
Fudhail ibn ‘Iyadh

Jangan lekas menilai pada yang masih bernafas, masih bertunas, & masih meretas. Nilai bukanlah awal yang lepas, melainkan akhir yang tuntas.

Disalin dari tweets Ustadz @salimafillah

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s