Ingat usia

“Allah meniadakan hujjah (alasan) seseorang yang Dia telah memanjangkan ‘ajalnya (umur) sehingga Dia memberinya umur 60 tahun.” HR. Bukhari.

Jika Allah Ta’ala panjangkan usia sehingga melewati 60 tahun, dan ia mendengar dakwah kepada agama, maka tak ada lagi alasan untuk ingkar.

Penantian panjang senantiasa terasa lama dan membosankan, kecuali kematian. Setiap hari kita menanti mati, tapi kerapkali tetap santai.

Menunggu yang paling ringan adalah menunggu kematian. Berapa banyak yang tak menyadari bahkan ketika malaikat maut sudah di dekatnya.

Jika seseorang mati dalam keadaan maksiat kepada Allah Ta’ala sebelum usia 60 tahun, apakah ia terbebas dari tanggung-jawab? Bukan begitu.

Sebagaimana kita sering tak menyadari usia kita sendiri yang telah jauh pergi, kerapkali manusia juga lalai atas umur anaknya.

Merasa anak-anak masih terlalu kecil, orangtua kerap abai mempersiapkan mereka memasuki masa dewasa. Tergeragap ketika terjadi masalah.

Merasa kanak-kanak adalah masa bermain, lalai bahwa ada pembekalan yang tetap harus diberikan, hatta bermain pun sebagai jalan pembekalan.

Merasa kanak-kanak adalah masa bermain, terhenyak ketika anak-anak itu ternyata sudah tidak kecil lagi. Padahal bekal iman belum disiapkan.

Kemarin malam, saya terhenyak oleh kasus berbeda terkait umur ini. Merasa kesempatan amat panjang, lalu menunda-nunda nikah, tergeragap ketika usia sudah 37 tahun. Usia yang sudah cukup tua untuk melahirkan yang pertama kali, di saat anak temannya sudah SMP.

Semoga bermanfaat bincang tentang umur ini.

@kupinang

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s