Dimana cinta? Cinta apa?

*Cinta apa?

Di mana cinta? Jika dia ternyata hidupnya sederhana
Kita justeru berlebih-lebihan
Apa cocoknya?

Di mana cinta? Jika dia selalu menjaga lisan dan perbuatan
Kita justeru diterkam kalimat sendiri, dan tidak peduli teladan
Apa sesuainya?

Di mana cinta? Jika dia selalu berpuasa, menahan lapar
Kita justeru makan apapun,
Apa cocoknya?

Di mana cinta? Jika dia selalu terjaga menahan diri
Kita mengumbar diri
Apa serasinya?

Di mana cinta? Jika dia selalu jujur dan dapat dipercaya
Kita suka dusta dan munafik
Apa cocoknya?

Di mana cintanya? Di mana?

Aduhai, bagaimanalah kita mengaku cinta pada Rasul Allah
Tapi kita tidak punya satupun yang cocok dengannya.
Kita jangan2 sedang gombal saja dalam agama ini

Di mana cinta? Jika dia ternyata hidupnya sederhana
Kita justeru berlebih-lebihan
Apa cocoknya?

Di mana cinta? Jika dia selalu berkurban demi agama ini
Tapi kita, disuruh menyembelih satu ekor kambing saja
Jumpalitan hati tidak menentu, cari alasan
Padahal sekali makan bisa ratusan ribu
Beli pakaian bisa ratusan ribu
Bahkan punya gagdet jutaan, pulsa jutaan setiap tahun

Tidak ada cinta, tidak ada pengorbanan
Tidak ada pengorbanan, simpulkan sendiri

*Tere Liye

Disalin dari Page Darwis Tere Liye

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s