“Bagi tiap zhalim yang perkasa; Allah selalu hadirkan pejuang gigih”

Bagi tiap orang zhalim yang perkasa; Allah selalu hadirkan pejuang gigih. Tapi Dia Maha Kuasa mengakhiri dengan hal kecil & sederhana. #i

Bagi Fir’aun yang merasa kuasa mengalirkan Nil & memperbudak Bani Israil; ada Musa tak putus asa. Tapi airlah yang mengakhiri si raja. #i

Bagi Namrud yang menyatakan mampu menghidupkan & mematikan; ada Ibrahim mendebatnya. Tapi nyamuk saja yang menjadi sebab khatamnya. #i

Bagi gegap gempita kepungan pasukan Ahzab; ada keteguhan Nabi & para sahabat di dalam Khandaq. Tapi anginlah yang menyapu bersihnya. #i

Bagi Abrahah & pasukan gajah yang pongah; ada ‘Abdul Muthalib berserah pada Allah. Lalu batu kecil dari sijjil dilempar burung mungil. #i

Bagi Jalut yang kuatnya membuat takut & kecut; ada Thalut yang diutus bersama tabut. Tapi ketapel kecil bocah Dawud lah pembawa maut. #i

Maka tugas kita atas kezhaliman hanya taat pada Allah & berteguh istiqamah. Lalu bersiaplah tuk kejutan pertolonganNya Yang Maha Jaya. #i

Disalin dari Tweets Ustadz @salimafillah

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; cukuplah iman yang jadi kemuliaan kalian, cukuplah iman penghibur kesusahan.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; sebab Allah melihat bukan pada wajah & rupa, tapi apa yang ada di dalam dada.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; Allah Maha Besar di hati kita; selainNya kecil saja, tanpa Dia tak ada makna.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; dunia ini sendau gurau & permainan, mari kita nikmati dengan penuh ketaatan.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; tak ada ruginya diremehkan dunia jika kita dinanti surga & dirindu para mulia.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; jadilah pemeran ahli; menikmati yang penting, bukan mementingkan yang nikmat.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; menunaikan (ketaatan) yang wajib, tanpa perlu mewajibkan (balasan) yang tunai.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; dunia cuma singgahan sementara; segala sempit & sesaknya ringan & takkan lama.

“Dan janganlah kalian merasa hina, jangan pula berduka cita”; rizqi Allah itu cukup, ridha Allah itu cukup, rahmat Allah itu cukup. Cukup.

Oleh Salim A Fillah

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke “Bagi tiap zhalim yang perkasa; Allah selalu hadirkan pejuang gigih”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s