Sejenak merenungi tweets Ustadz @salimafillah

Rubuhnya hati dari rasa aman & lalai. Makmurnya sebab rasa takut & dzikir.
~Ibn Qayyim~

@salimafillah: “Serulah Rabbmu dengan tadharru’ & khufyah..” {QS7:55} Dengan merunduk mengakui kebesaranNya & dengan lirih memasrahkan kelemahan kita

Sebab Al Quran turun dari langit; menyimak keindahan & maknanya akan membuatmu memiliki pandangan dari ufuk tinggi atas segala isi dunia.#q

Dengan lantunan tilawah & tadabbur yang merasuki hati; runtuhlah pengagungan terhadap yang fana; wajar segala suka, ringan semua duka. #q

Al Quran mendekatkan yang jauh & gaib; terasa berhargalah akhirat yang belum terlihat; dan gemerlap ridha Allah meredupkan segala kilau. #q

Sebab berasal dari sisiNya; ruh selalu merindu Allah. Sebab tercipta dari tanah; jasad ingin berlama di bumi fana. Mari hibur ruh kita. #q

Ruh menemani jasad yang penuh syahwat; ia tersiksa jika lama berpisah dari Penciptanya. Pertemukan dengan shalat, jumpakan dalam munajat. #q

Shalat ialah jumpa mesra; antara yang terpenjara gulita dengan cahaya di atas cahaya; yang terpanggang gersang dengan embun kesejukannya. #q

Maka dengan shalat itu ruh kembali tersenyum; jiwa kini memeluknya, menggigil takut akan akhirat & mentamakkan harap pada rahmat Rabbnya. #q

Orang yang dilalaikan hatinya dari mengingat Allah; mudah takluk pada hawa nafsu; lalu jadilah urusannya melampaui batas. {Tadabbur QS18:28}

Dunia nyata & maya kadang memayahkan jiwa dengan keruh & bisingnya. Syahdulah jeda dengan Quran di jemari, Allah di hati, & airmata di pipi.

Rayulah semua hasrat & hawa nafsu; jinakkan ia dengan puasamu. Himpun segala galau & angan-anganmu; tumpahkan ia dalam sujudmu. #MKMM

Kita amat perlu memohon ampun ketika ‘merasa berdosa’; tapi jauh lebih harus beristighfar ketika ‘merasa tak berdosa’. #MKMM

Puasa mengajari; tak cukupkah Allah Mengawasi, malaikat mencatat & kelak tangan-kaki bicara-bersaksi; tuk mencegah dari hal termurkai? #MKMM

Yang selalu membuatku malu pada Allah adalah; ‘amalku bercacat, ibadahku berpenyakit; tapi karuniaNya selalu sempurna.
-Fudhail ibn ‘Iyadh-

Kita yang merasa kehabisan akal; hendaknya tidak kehilangan hati. Kita yang merasa diremehkan manusia; hendaknya jangan merendahkan Allah.

Pada tanah yang gersang, pada hati yang luka; mari menjadi embun bagi paginya; awan di terik siangnya; & purnama teduh kala malamnya:)

Betapa sejuk haus ini jika untukMu; betapa lezat lapar ini jika karenaMu; maka jagalah kami Ya Allah; dari dusta & lucah; dari sia & ghibah.

Seandainya hati kita bersih berkesucian; takkan ia kenyang & bosan pada Al Quran.

-‘Utsman ibn ‘Affan-

Disalin dari tweets ustadz @salimafillah

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s