Akhir Zaman ?

Merenungi hadis: “…يَكُونُ فِـي آخِرِ الزَّمَانِ خَسْفٌ وَقَذْفٌ وَمَسْخٌ قِيْل. وَمَتَى ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا ظَهَرَتِ الْمَعَازِفُ وَالْقَيْنَاتُ” HR. Ibnu Majah

“Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) ketika orang-orang ditenggelamkan (ke dalam bumi), dilempari batu dan diubah rupanya.” Beliau ditanya, “Kapankah hal itu terjadi, Ya Rasulallah!” Beliau menjawab, “Ketika alat-alat musik & para penyanyi telah merajalela.”

Tak ada yang ma’shum selain Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Tak ada. Apalagi yang mentweet ini. Maka, ukurlah tiap pendapat dengan nash.

Tak ada yang lebih istiqamah dalam ketaatan melebihi malaikat. Ada saat bersemangat, ada saat lemah. Dan sebaik-baik hamba adalah mereka yang di saat lemah semangat, tidak menjatuhkannya pada kemaksiatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. | Kepada Allah kita memohon pertolongan.

Janganlah kita melakukan taqdis (memandang suci) terhadap manusia sehingga menjadikan kita sulit menerima kebenaran jika berseberangan dengan paham dan keyakinan manusia yang kita jadikan panutan. Inilah perintang hidayah, perintang ketundukan pada kebenaran.

“ولا تكونوا من المشركين dan janganlah kamu termasuk golongan orang-orang musyrik.” QS. Ar-Ruum, 30: 31

Siapa orang-orang musyrik itu? “من الذين فرقوا دينهم وكانوا شيعا كل حزب بما لديهم فرحون” QS. Ar-Ruum, 30: 32

Siapa orang-orang musyrik itu? | “Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.
Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” QS. Ar-Ruum, 30: 32

*Sesungguhnya tiap-tiap kita memiliki tugas untuk saling mewasiatkan kebenaran, kesabaran dan kasih-sayang. Saling. Bukan atas ke bawah saja.

Janganlah engkau persulit seorang ‘alim dan keluarganya menjadi mukmin yang terjaga bersebab engkau enggan mengingatkannya & menegurnya.

Dan janganlah engkau bebani seseorang dengan sebutan ustadz, sementara ia jauh dari kepatutan, sehingga ia dapat menjadi fitnah bagi agama.

By Bapak Mohammad Fauzil Adhim

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s