menjemput cintaNya

Betapa bahagia dia yang ingat matinya; lalu mendzikir Rabbnya, menghisab dirinya, mensucikan hatinya, menjaga lisannya, memurnikan amalnya.

Tiada keruh & kotoran yang lebih mengganggu & menyiksa daripada dosa; maka “Sungguh Allah mencintai para pentaubat & para pembersih diri.”

Semua penghirup nafas di dunia pasti merasai duka, galau, sakit, & kecewa. Yang paling bermakna jika tercekam di jalanNya, untuk ridhaNya.

Hanya kan jadi kelu kekecewaan jika asa yang kita bangun adalah “harapan mendapatkan”. Kebahagiaan dimulai dari “tekad tuk mempersembahkan”.

Di antara siksa hidup adalah cinta pada pujian & takut dicela insan. Kemesraan dengan Allah-lah yang melezatkan setiap detak & helaan.

From Ustadz @salimafillah 🙂

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s