Dari KulTweet @kupinang Apakah yang dihalalkan oleh Allah Ta’ala adalah keburukan besar bagimu?

Apakah engkau mngira yg dihalalkan oleh Allah Ta’ala itu kburukan yg besar u/ kehidupanmu? Tidak. Sekali-kali tidak. Bahkan ia amat baik.

Apakah engkau mengira syari’at Allah Ta’ala itu jadikan hidup penuh beban dan berat? Tidak. Bahkan ia memberi jalan keluar yg terbaik.

Apakah engkau mengira isteri yang engkau sayangi hari ini pasti akan menjadi kekasih di surga? Betapa banyak, bahkan, yg jadi musuh.

Apakah engkau mengira suami yang engkau cintai akan membawamu pada kebahagiaan di akhirat? Bahkan hari ini pun boleh jadi tidak.

Betapa banyak suami-isteri yg saling mncintai, tapi mereka menjadi musuh yg nyata di Yaumil-Qiyamah. Mereka saling menjatuhkan ke neraka.

Maka, apakah yang telah engkau lakukan untuk menjaga sepotong cinta yang ada di rumah agar tak menjadi petaka di Yaumil-Qiyamah?

Hari ini, kita dapat bercanda dg anak-anak kita. Tertawa lepas & gembira. Tetapi adakah ini akan berlanjut hingga Yaumil-Qiyamah?

DI saat engkau tertawa renyah brsama mereka, apakah yg telah engkau lakukan agar tak berubah jadi prmusuhan yg menyala di Yaumil-Qiyamah?

Jika hari ini engkau mnangis memohonkan sukses dunia yg berlimpah bagi anak-anakmu, adakah airmata itu masih akan jatuh di akhirat kelak?

Sesungguhnya, di antara isteri dan anak-anak itu ada yang menjadi musuh di akhirat. Semoga kita dapat terhindar darinya.

Renungi sejenak: يا أيها الذين آمنوا إن من أزواجكم وأولادكم عدوا لكم فاحذروهم وإن تعفوا وتصفحوا وتغفروا فإن الله غفور رحيم (QS. 64: 14).

Renungi sejenak: “Hai orang-orang yg beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu & anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu,
maka BERHATI-HATILAH kamu terhadap mereka; dan jika kamu MEMAAFKAN dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka)
maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. 64: 14 |
Astaghfirullah… Betapa sering amarah ini meluap kpd anak.

O Allah, ampuni hamba-Mu yang amat mudah meletup amarahnya sehingga nasehat kepada mereka tak lagi menjadi sentuhan jiwa.

O Allah, betapa besar keinginan agar mereka baik, dan betapa berat menahan amarah bersebab keruhnya jiwa dan lemahnya iman kepada-Mu.

O Allah, aku menangis kepada-Mu atas brbolak-baliknya hatiku. Maka, Wahai Yang Menggegam Hati, kokohkanlah hati kami pd ketaatan kpd-Mu.

Ya Akhy…, apakah engkau mengira prpisahan dg orang yg engkau cintai selalu berarti petaka? Tidak. Bahkan kadang ia jalan terbaik.

Sesungguhnya Allah Ta’ala syari’atkan thalaq. Dan sesungguhnya setiap yang disyari’atkan-Nya pasti ada kebaikan di dalamnya.

Tetapi jangan sekali-kali engkau bermain dg syari’at-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui rasa yang tersimpan di hati setiap manusia.

Apabila datang keadaan buruk yang menjadikan thalaq sebagai jalan terbaik, ambillah dg sepenuh rasa takut kepada Allah & bertaubatlah.

Semoga Allah Ta’ala berikan pertolongan kepadamu & memberikan sebaik-baik penghidupan sesudahnya. Semoga Allah Ta’ala selamatkan dirimu.

Sesungguhnya, Allah Ta’ala perintahkan kepadamu untuk menjaga dirimu, anak-anakmu, isterimu dan keluargamu seluruhnya dari siksa neraka.

. يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا وقودها الناس والحجارة عليها ملائكة غلاظ شداد لا يعصون الله ما أمرهم ويفعلون ما يؤمرونQS 66:6
Firman Allah, “Hai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka yg bahan bakarnya adalah manusia & batu;
penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yg keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yg diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” QS. At-Tahriim, 66: 6
Apakah yang telah engkau kerjakan untuk merawat cinta itu?
Kewajiban untuk mengingatkan anak-anak kita adalah selama mereka masih menjadi anak kita. Begitu pun kewajiban u/ mengingatkan isteri.

Engkau senantiasa berkewajiban mengingatkan anak yg engkau lahirkan. Dan engkau pun harus terus ingatkan suamimu selama ia jadi suamimu.

Tak ada kata pensiun untuk anak. Sekali ia lahir dari pernikahanmu, selamanya ia adalah anakmu. Maka, rawatlah imannya dan jagalah.

Adapun hubungan suami-isteri dapat berakhir di saat bahkan engkau tak menduganya. Dapat pula selamanya hingga ke surga.

Suami-isteri ahli surga senantiasa bersama. Tak ada yg dapat memisahkan mereka, bahkan maut sekalipun. Kematian hanyalah hentian sesaat.

Mereka inilah suami-isteri yg dirindukn surga. | Adakah kita trmasuk di dalamnya? Apakah yg telah kita lakukn agar pantas mndapatkannya

. “جنات عدن يدخلونها ومن صلح من آبائهم وأزواجهم وذرياتهم والملائكة يدخلون عليهم من كل باب” QS. 13: 23

“(yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;” QS. Ar-Ra’d, 13: 23
. “سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار” QS. Ar-Ra’d, 13: 24

“(sambil mengucapkan): “Salamun `alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” QS. Ar-Ra’d, 13: 24

Akankah kita termasuk yang mendapatkan sambutan para malaikat itu? Adakah kita termasuk memperoleh salam hangat dari para malaikat?

. “ادخلوا الجنة أنتم وأزواجكم تحبرون” QS. 43: 70 | Termasuk kitakah?

“Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan.” QS. Az-Zukhruf, 43: 70 | Periksa pula QS. 7: 49 & 16: 32.

Saudaraku, apakah kita akan termasuk orang-orang yang diseru oleh para malaikat untuk masuk ke dalam surga-Nya dg seruan di ayat tsb?

Semoga kita dapat saling mendo’akan dan mengingatkan. Tawashau bil haq wa tawashau bish-shabr wa tawashau bil marhamah.

Tentang Auliyanti

Simple person, manusia bodoh yg sedang belajar dan terus memperbaiki diri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s